Komik Matematika Kekongruenan pada Rumah Adat Papua

Pustaka Devata

ISBN: Proses
Cetakan Pertama: 2026
Ukuran Buku: 14,8 x 21 cm
Nama Penulis: Sitti Aminah A. Sukri, S.Pd., Prof. Dr. Ir. Benidiktus Tanujaya, M.Si., Dr. Anetha L.F. Tilaar, M.Si.
Desain Cover: Dwi Prasetiyo

Categories: ,
Author: AnethaSitti Aminah

Sinopsis:

Komik kekongruenan pada rumah adat Papua berkisah tentang materi kekongruenan pada kehidupan sehari-hari, secara khusus pada rumah-rumah adat yang ada di Papua.

Berawal dari Meike yang bertemu dengan Lukas yang ingin membeli taplak meja di sebuah pusat perbelanjaan. Pembahasan ini kemudian melebar dan berpindah kepada pembahasan mengenai kekongruenan pada kehidupan sehari-hari. Pembahasan ini terus berlanjut, yang awalnya berada di toko baju berpindah ke toko sembako.

Setelah pembahasan mengenai kekongruenan pada kehidupan sehari-hari selesai, mereka kemudian penasaran “Apakah kekongruenan ini juga ada di dalam budaya kita?” terutama tentang rumah adat Papua. Karena penasaran, mereka berdua akhirnya memutuskan untuk mendatangi pameran budaya. Saat sampai di sana, mereka ternyata bertemu dengan Maria yang sedang melihat-lihat pameran budaya mengenai rumah adat. Akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk sama-sama mencari dan belajar mengenai hubungan kekongruenan dengan rumah adat papua.

Setelah mereka keliling dan melihat-lihat, akhirnya mereka menyimpulkan jika ternyata rumah adat Papua (budaya) ternyata memiliki hubungan dengan matematika, dalam hal ini materi mengenai kekongruenan.