Purwokerto – Literasi dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pengetahuan masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital. Kemudahan akses informasi yang semakin cepat menuntut kemampuan membaca yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga kritis dan bertanggung jawab agar masyarakat tidak terjebak pada informasi yang menyesatkan.

Pendiri Pustaka Devata, Hana Anindya, mengatakan literasi menjadi fondasi utama agar masyarakat tidak sekadar menjadi konsumen informasi. “Literasi membantu seseorang memahami informasi secara lebih utuh, bukan hanya menerima apa yang terlihat di permukaan,” ujarnya. Ia menilai kemampuan membaca secara kritis menjadi kebutuhan mendasar di era digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan teks dan informasi. Perubahan tersebut membawa kemudahan, tetapi juga tantangan karena informasi dapat tersebar tanpa proses verifikasi yang memadai. Dalam kondisi tersebut, literasi berbasis pemahaman mendalam dinilai semakin penting untuk menyaring informasi yang beredar luas di ruang digital.

Hana Anindya juga menekankan bahwa buku masih memiliki posisi strategis sebagai sarana pengetahuan yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia memandang buku sebagai ruang yang memberi kesempatan bagi pembaca untuk berpikir secara runtut dan reflektif, berbeda dengan informasi singkat yang dikonsumsi secara cepat melalui gawai.

“Buku memberi waktu bagi pembaca untuk berhenti dan merenungkan isi bacaan,” tambah Hana. Ia menambahkan bahwa proses tersebut berperan dalam membentuk cara berpikir kritis dan kesadaran intelektual masyarakat.

Melalui aktivitas penerbitan dan pencetakan buku, Pustaka Devata berupaya menjaga proses literasi tetap berjalan dengan serius dan terstruktur. Setiap naskah diperlakukan sebagai hasil pemikiran yang membawa tanggung jawab intelektual, baik bagi penulis maupun pembaca.

Di tengah perubahan pola konsumsi informasi, literasi dinilai tetap relevan sebagai landasan membangun pengetahuan yang berkelanjutan. Literasi yang dijalankan secara sadar diharapkan mampu membantu masyarakat memahami informasi secara lebih kritis, bijak, dan bertanggung jawab.

Let's Chat!